Anda Kesulitan Membujuk Anak Berangkat Sekolah Setelah Liburan, Ikuti Cara Ini !



Anda Kesulitan Membujuk Anak Berangkat Sekolah Setelah Liburan,
Ikuti Cara Ini !
Liburan semester adalah liburan yang ditunggu-tunggu oleh semua keluarga, terutama anak-anak. Kegiatan berlibur tentunya menggunakan waktu luang yang telah diberikan oleh sekolah dan tidak mungkin ada tanggungan pekerjaan rumah, karena Rapor telah dibagikan. Dari anak  sampai mahasiswa pun akan menggunakan waktu liburan sepuas-puasnya karena waktu tersebut sudah ditunggu-tunggu mungkin dengan planning atau rencana yang sudah dipersiapkan sebelum liburan atau jauh-jauh hari.
Bagi anak kecil yang masih duduk di sekolah dasar apabila mengetahui liburan akan selesai mungkin akan berbeda perasaannya dengan anak yang duduk di bangku SMP sampai perguruan tinggi, yaitu perasaan malas bahkan diiringi emosi karena liburan hampir selesai. Mereka akan mencoba merengek bahkan meminta kepada orangtuanya agar liburannya lebih lama. Nah, dalam hal ini kita sebagai orang tua harus bisa bersabar memberikan pengertian agar si kecil bisa semangat lagi pergi ke sekolah dengan tidak terpaksa atau menangis seperti mengantar pada waktu kali pertama dia masuk sekolah. Para orangtua akan ikut stress kalo anaknya rewel bahkan saat waktunya berangkat anak akan merajuk dengan alasan tidak mau mandi atau gosok gigi  atau sambil menangis sambil berkata “Mama.. ndak boleh berangkat!..” atau “Papa harus mengantar adik sekolah karena ada teman yang nakal..” atau mungkin alasan yang dibuat-buat seperti nggak mau ketemu guru tertentu dsb.
Tapi beberapa cara ini bisa membantu anda mengahadapi stress anda karena anak anda tidak mau berangkat sekolah ;
a.       Gunakan liburan dengan memberikan leluasa anak agar bermain,bergerak dengan teman satu kompleks atau kalau hidup di desa biarkan anak yang tadinya tidak pernah ketemu lama dengan anak seusianya karena kesibukan sekolah masing-masing ,liburan menjadi penyambung silaturahmi mereka,asal orangtua tetap memantau anak harus bermain dengan anak baik-baik, hal ini akan memudahkan anak anda apabila liburan hampir selesai dan anak anda ketemu dengan teman yang tidak pernah ditemuinya saat liburan  pastinya anak anda akan tidak konsen dengan berakhirnya liburan dan banyak alasan “ Ma…adikkan baru main sama Danu..Ma,..adikkan baru ketemu sama Sinta ,..”
b.      Jangan terbiasa liburan dengan memberikan waktu anak dengan Gadget, bukankah moment liburan lebih tepat memikirkan kedekatan anak dengan orangtua? Buanglah pikiran bahwa anak anda pasti menunggu waktu berjam-jam dengan Gadget karena liburan, itu pasti.Bahkan waktu belum liburan pun anak anda setiap hari merengek agar bias memegang Gadget.Tapi ingat bahwa sebelum liburan anda sudah susah payah membuat jadwal kapan anak anda bias memegang Gadget dan kapan tidak.Oleh karena itu, jangan sampai anda merusak jadwal belajar anak anda walaupun selama liburan anak anda tidak akan mau memegang buku pelajaran.
c.       Anak anda harus tahu kapan liburan selesai , hari, tanggal dan bulan pun anda bisa memberitahu si kecil disela-sela cerita , bisa  kita pancing seperti  ini , “Adik dua hari lagi masuk sekolah lho..kayaknya penghapus Adik tidak ada ya..” Anak kecil pasti akan bertanya lagi “ Ma..dua hari itu kapan?” Nah,…saatnya anda bisa menjelaskan disisipi motivasi untuk anak anda.  Atau , bisa juga dengan dialog sebelum tidur. Anak anda akan senantiasa menunggu waktu liburan untuk bisa tidur malam, namun jangan sampai terlalu malam karena akan menyusahkan anda sendiri saat waktu masuk sekolah tiba.Nah, usahakan yang biasanya kita akan menyuruh anak agar cepat tidur agar tidak kesiangan karena besok akan sekolah, Anda bisa berbicara atau bercengkrama karena si kecil belum ngantuk sambil disisipi motivasi untuk kembali sekolah  dengan rajin dan semangat seperti contohnya, “Eeee Mama tiga hari lagi mau dengar adik menulisnya bagus..adik melukis bunga lagi sama Ibu Guru Ani…adik suka bantu  siapa itu yang suka lupa bawa pensil oo namanya Danu ya… Mengingatkan kembali cerita yang sudah disampaikan si kecil pasti akan membuat si kecil semangat untuk sekolah.
Nah, itu adalah cara agar anak kita bias sekolah dengan semangat karena senyum mereka akan membangkitkan semangat kerja mereka, Anda tidak inginkan berangkat kerja seharian memikirkan si kecil bagaimana di sekolah atau seharian Anda hanya melihat HP untuk menunggu telepon dari pengasuh atau pihak sekolah ananda. Semoga akhir liburan anda menyenangkan.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Generasi Penerus Harus Berakhlakul Karimah

Cerita Putih Abu-Abu